Sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pengunjung dan pembaca blog saya ini. Saya selaku penulis dan pemilik blog juga meminta maaf karena lama sudah blog ini tidak saya update. Hal ini dikarenakan banyak hal termasuk kesibukan yang membuat saya lupa dengan blog ini. Akan tetapi hal ini akan saya tebus dengan migrasinya blog ini ke website resmi saya di http://www.anriantamba.com .
Di website saya yang baru akan lebih banyak lagi mengulas semua hal tentang pasar modal khususnya saham, obligasi, reksa dana dan semua hal yang bercakupan dengan efek. Akan tetapi website ini baru akan saya publikasi kan pada akhir bulan november 2008. Lagi-lagi juga karena beberapa hal yang belum bisa saya jelaskan disini.
Semoga nantinya web site saya ini dapat bermanfaat bagi teman-teman pembaca. THX.
In this blog you can search so many information that maybe can help you or solve your problem.
I do hope with this blog, you enjoy your surfing in the internet.
Thank you so much
Anrian Tamba
[TAMBZ CO.]
25 October 2008
MIGRASI KE WEBSITE
Label: Business
Diposting oleh ANRIAN TAMBA di 12:46 AM 0 komentar
06 May 2008
JENIS-JENIS SAHAM
A. Saham Biasa
Saham Biasa adalah suatu sertifikat atau piagam yang memiliki fungsi sebagai bukti pemilikan suatu perusahaan dengan berbagai aspek-aspek penting bagi perusahaan. Pemilik saham akan mendapatkan hak untuk menerima sebagaian pendapatan tetap / deviden dari perusahaan serta kewajiban menanggung resiko kerugian yang diderita perusahaan.
Orang yang memiliki saham suatu perusahaan memiliki hak untuk ambil bagian dalam mengelola perusahaan sesuai dengan hak suara yang dimilikinya berdasarkan besar kecil saham yang dipunyai. Semakin banyak prosentase saham yang dimiliki maka semakin besar hak suara yang dimiliki untuk mengontrol operasional perusahaan.
B. Saham Preferen
Saham preferen adalah saham yang pemiliknya akan memiliki hak lebih dibanding hak pemilik saham biasa. Pemegang saham preferen akan mendapat dividen lebih dulu dan juga memiliki hak suara lebih dibanding pemegang saham biasa seperti hak suara dalam pemilihan direksi sehingga jajaran manajemen akan berusahan sekuat tenaga untuk membayar ketepatan pembayaran dividen preferen agar tidak lengser.
C. Pemilik Saham Individu / Perorangan dan Organisasi / Perusahaan
Pemilik saham individu adalah orang perorangan non badan usaha yang menanamkan sejumlah uang ang dimilikinya ke pasar modal dengan ekspektasi mendapatkan laba keuntungan yang lebih tinggi daripada menabung di bank. Sedangkan pemilik saham organisasi, instansi atau perusahaan adalah badan usaha yang mengelola sebagian atau sekuluh modal yang dimilikinya untuk dikelola di pasar modal untuk mendapatkan keuntungan yang besar secara profesional.
Label: Business
Diposting oleh ANRIAN TAMBA di 9:28 AM 2 komentar
04 May 2008
SAHAM
Tapi apa semua orang tahu apa sebenarnya saham itu??
Seorang sarjana sekalipun belum tentu mengerti tentang saham. Akan tetapi pasti banyak yang ingin mengerti saham bahkan memilikinya.
Mari kita sama-sama membahasnya.
Ibaratkan saja anda memiliki sebuah pemikiran untuk membuat sebuah toko, pastinya harus ada usaha yang harus anda lakukan. Bila Anda memiliki cukup modal, maka Anda bisa membeli atau menyewa sebuah bangunan dan membeli barang-barang untuk dijual. Namun bila toko Anda masih baru, pasti akan ada risiko tertentu seperti kurang pamornya toko Anda oleh masyarakat. Artinya toko Anda belum dikunjungi banyak pembeli.
Coba anda pikir kenapa tidak mencoba untuk membeli toko lain yang sudah lebih lama terkenal? Bila demikian, maka uang yang harus Anda bayarkan ke pemilik lama toko tersebut biasanya adalah senilai harga bangunan (bila bangunan toko itu dimiliki sendiri) dan barang-barang yang dijual didalamnya. Dengan kata lain, Anda telah membeli kepemilikan toko tersebut, di mana yang Anda beli adalah modalnya.
Perlu diketahui, dalam dunia usaha tidak hanya toko yang bisa memberikan keuntungan. Usaha lain yang tidak berbentuk toko juga banyak yang bisa memberi keuntungan. Usaha tersebut biasanya adalah dalam bentuk badan usaha, atau istilah populernya: perusahaan. Sama dengan toko, kepemilikan perusahaan juga bisa dibeli. Jadi Anda bisa memilih perusahaan mana yang kira-kira selalu menguntungkan pada tahun-tahun lalu, dan Anda bisa membeli kepemilikan (modal) dari perusahaan tersebut.
Berbeda dari toko, pada umumnya modal sebuah perusahaan jauh lebih besar daripada modal dari sebuah toko. Sebagai contoh, modal dari toko yang ingin Anda beli mungkin Rp 30 juta, namun modal dari perusahaan yang hendak Anda beli bisa saja mencapai Rp 300 juta.
Masalahnya, tidak semua orang memiliki uang kontan Rp 300 juta. Mungkin saja orang hanya punya Rp 3 juta sehingga ini berarti ia hanya mendapatkan kepemilikan sebesar satu persen saja dari semua nilai kepemilikan perusahaan tersebut. Tapi bagaimana caranya agar ia dapat membeli kepemilikan yang cuma sebesar satu persen itu?
Oleh hukum, diaturlah suatu cara: kepemilikan perusahaan dibagi ke dalam pecahan-pecahan kecil yang disebut saham. Sebagai contoh, kepemilikan perusahaan senilai Rp 300 juta tadi dibagi ke dalam saham di mana satu saham diberi nilai katakan Rp 1.000. Dengan demikian, bila Anda hanya punya Rp 3 juta, maka Anda hanya bisa membeli 3.000 lembar saham.
Keuntungan apa yang akan Anda dapatkan dengan membeli saham atau kepemilikan dari sebuah perusahaan?
- Yang pertama, kalau perusahaan mengalami untung (laba), maka biasanya Anda mendapatkan pembagian keuntungan yang disebut dividen. Ambil contoh, bila dari per lembar saham Anda mendapat dividen Rp 100 per lembar sahamnya, maka dengan 3.000 saham yang Anda miliki, total dividen yang Anda dapatkan adalah Rp 300.000. Tentu saja patokan besarnya dividen berbeda-beda antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Tapi prinsipnya kurang lebih sama saja. Makin banyak saham yang Anda miliki, makin besar pula dividen yang Anda dapat bila memang perusahaan untung.
- Keuntungan kedua, bisa saja nilai saham Anda naik. Kembali kita misalkan Anda membeli saham seharga Rp 1.000. Nah, bila kemudian makin banyak yang ingin membeli saham perusahaan, maka mungkin saja harga saham tersebut meningkat jadi katakan Rp 1.400 per lembar. Dengan demikian, bila Anda menjualnya, ini berarti Anda mendapatkan keuntungan sebesar 40 persen. Keuntungan seperti ini disebut capital gain. Ke mana Anda menjual saham itu? Bukan ke perusahaan yang menerbitkan saham bersangkutan, tapi pada orang lain yang memang ingin memiliki saham tersebut.
Tentu saja investasi dalam bentuk saham juga berisiko. Yakni, turunnya harga saham yang Anda miliki. Misalnya saja dari Rp 1.000 turun jadi Rp 600 per lembar saham. Bila Anda menjualnya, maka Anda akan rugi Rp 400 per lembar sahamnya. Kerugian seperti ini biasa disebut capital loss. Ke mana Anda menjualnya? Juga ke orang lain yang memang ingin memiliki saham tersebut.
sumber :
Label: Business
Diposting oleh ANRIAN TAMBA di 10:09 PM 1 komentar
Link Download Fitna Movie
1. English Subtitle
Copy link berikut ke browser atau download manager Anda. Perlu anda ketahui file ini sebesar 40 MB
Link: http://www.islamanazi.com/Fitna-English.flv
2. Indonesian Subtitle
Untuk bisa mendownloadnya ke dalam bentuk flv hal pertama yang harus dilakukan adalah masuk ke http://keepvid.com (atau ke situs youtube grabber lainnya).
Link download:
http://www.youtube.com/watch?v=K2vUPXY_N4Y
http://www.youtube.com/watch?v=9y9xvqX6sVk
http://www.youtube.com/watch?v=jUgpavPd4mo
http://www.youtube.com/watch?v=H5CvOnD7mss
tambahan: buat yang ga punya flv player bisa download link dibawah ini ya. Besar file 3,5M.
untuk download flv player ==> http://www.ziddu.com/download.php?uid=Y7OampiuZa2anJansKyZlJyiYq6WlJyp2
Label: Religius
Diposting oleh ANRIAN TAMBA di 8:49 AM 0 komentar
26 April 2008
Fitna sebuah fakta atau fitnah
FITNA
Fitna sebuah film berdurasikan 16 menit 48 detik garapan seorang politikus Belanda yang bernama Geert Wilders ini sekarang sedang menjadi bahan pembicaraan oleh seluruh umat manusia di dunia.
Sekilas mengenaiGeert Wilders, Politisi asal Partai Kebebasan di Belanda ini lahir di Venlo (sebuah kota di provinsi Limburg, Belanda) pada tanggal 6 September 1963. Ia menjabat sebagai anggota parlemen di Belanda sejak tahun 1998 dan merupakan pemimpin Partij voor de Vrijheid (PVV) di Parlemen. Pada 15 Desember 2007 Ia dinobatkan sebagai Politikus Tahunan oleh Radio NOS Belanda.Dan pada 27 Maret 2008 Ia membuat gebrakan dengan menggarap film kontroversial fitna yang merupakan film tentang Islam dan Al Qur'an dari sudut pandang dirinya sendiri,.
Fitna sendiri berisikan cerita tentang Al-Qur'an dan Islam pada umunya. Tetapi yang saya tangkap dari film itu adalah film yang bercerita tentang sebagian kecil komunitas dan beberpa oknum2 yang kita anggap sebagai "teroris." Bukanlah film yang bercerita tentang Islam secara kesulurahan. Dan lagi-lagi itu bertolak pada sifat dari Greed Wilders yang hanya berujuk pada kebebasan. Seakan-akan di dunia ini kita hidup tanpa adanya aturan dan semuanya dianggap bebas.
Greed Wilders berkomentar "Pesan saya jelas, makin banyak islamisasi akan berarti berkurangnya kebebasan kita, akan mengurangi hal-hal yang kita junjung tinggi di Belanda dan di sebuah negara demokrasi." Coba kita telaah sejenak kata-kata sang politikus itu. Dia hanya mengutamakan apa yang namanya "BEBAS". Dari sumber lain ia mengatakan Islam mengurangi gerak orang-orang Yahudi. Padahal seakan-akan dia lah yang tidak suka pada umat Muslim itu tetapi Ia menjadikan orang Yahudi sebagai Tameng semata. Mungkin seandainya Ia orang Yahudi bolehlah Ia berkomentar seperti itu. Tapi apa?!?! umat Yahudi sendiri menolak film itu sendiri. Inilah bukti bahwa Greet Wilders adalah satu-satunya makhluk di dunia yang tidak benar tapi menganggap dirinya benar. Inikah seorang politisi??
Label: Religius
Diposting oleh ANRIAN TAMBA di 10:22 AM 1 komentar




